Semua
aspek kecerdasan harus saling berinteraksi agar anak memiliki kemampuan yang
oktimal untuk dapat memecahkan masalah dalam menjalani kehidupan.
Anak yang tangguh tidak mudah putus asa serta lari dari kenyataan dan tidak
mudah terjerumus pada hal-hal negatif. Anak yang tangguh memiliki kemampuan
menghadapi masalah dengan intelektualitas tetapi juga perlu pendekatan sosial
dan emosi.
1. KEMANDIRIAN
Orang tua hendaknya memberikan
kesempatan kepada
anak untuk belajar mandiri dengan tujuan agar ia mampu
membantu dirinya sendiri dalam semua aktifitas dan
permasalahannya.
2. KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH
2. KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH
Biarkan anak menemukan sendiri
solusi dr masalahnya.
Bagaimanapun orang tua harus menstimulasi anak untuk
berpikir kreatif menemukan beberapa alternatif solusi.
3. MOTIVASI
3. MOTIVASI
Motivasi yang di miliki anak
menunjukkan adanya
keinginan dan kemampuan untuk mendapatkan hasil
yang
maksimal.
4. SIMPATI DAN RASA PEDULI
4. SIMPATI DAN RASA PEDULI
Simpati mendorong anak merasakan
apa yang dirasa
orang lain atau bisa menepatkan diri pada posisi orang
lain.
5. KEMAMPUAN
BERSOSIALISASI
Kemampuan bersosialisasi anak
dengan lingkungannya
juga menentukan ketangguhan. Dalam bersosialisasi
anak
akan menemukan berbagai masalah dan tantangan
dari lingkungan.
6. KETERAMPILAN BERKOMUNISASI
6. KETERAMPILAN BERKOMUNISASI
Dibutuhkan seorang anak yang
tangguh dalam
menghadapi lingkungan nya serta anak akan terhindar
dari
kesalahpahaman sehari-hari.
7. POLA ASUH
7. POLA ASUH
Pola asuh terkait erat dengan
ketanguhan seorang anak,
termasuk bagaimana cara orang tua menstimulasi anak
supaya terbiasa menghadapi masalah, tidak rentan atau
mudah putus asa. (Diambil
dari berbagai sumber)
